The Person That I loved..,
Aku tidak
pernah tahu apa yang membuatmu baik, sangat sangat baik kepadaku…,
Apa yang
membuatmu berbuat seperti itu..,?
Dan Bagaimana
bisa kau melakukannya..,?
Dengan
hatimu..,Hati seorang pria..,
Sejak dulu
tak jarang aku mengecewakanmu. Mengatakan hal-hal buruk. Meminta yang
macam-macam. Merusak barang-barang. Membuat
sakit hati.
Kau berbeda.
kenapa kau selalu membalasku dengan cinta. Cinta tulus yang tidak pernah ku
pinta. Kau besarkan aku, Kau manjakan aku, Kau ajari aku, Kau bantu aku, Kau
hapus air mataku, timbulkan tawa, membuatku berharga,..
Kau
menjagaku, menjaga jiwa ragaku..
Sempat
terpikir olehku bagaimana sejarah hidupmu, perjalanannya, lika-likunya, dan
masalah-masalah yg kau hadapi di masamu hingga kau menjadi sosok seperti ini.
Bagaimana
kau dibesarkan. Bagaimana kau dididik..
Besarnya
jasa dan budimu kepadaku, dapatkah aku membalasnya…?
Senyummu,
tawamu, air mata mu, dan semua hal yang mencerminkan kebahagiaanmu. itulah yang paling aku inginkan..,
Teringat
olehku saat aku pusing memikirkan PR harianku..,
Kau datang
dengan secarik kertas, pensil runcing, dan stabilo..,
Sadarkan aku bahwa begitu mudahnya semua mata pelajaran
dan soal-soal itu dengan satu jurus belajar yang kau ajarkan..,
Saat aku
sakit..,
Kau mungkin bukan
orang pertama yang menyentuh dahiku. Merasakan seberapa panasnya dan kau
bandingkan dengan tubuhmu..,
Tapi kaulah
orang yang datang dengan segera, tanpa menunda..,menjemputku, membawaku pulang,
lalu menyembuhkanku dengan cinta..,
Hanya dengan
satu panggilan dari ponselku..,
Saat aku
murung..,Saat aku menangis..,
Semua org
tidak melihat air mata diwajahku tapi kau merasakannya..,
Maka
sentuhan tanganmu adalah obatnya..,
Dan Kau
membuatku Merasa Bahwa Aku tidak pernah diabaikan..,
Saat Aku malu
bercengkrama dengan orang lain..,
Kau picu
keberanianku, kau lah inspirasi, orang yang membuatku percaya diri, katamu
tidak ada yang salah dengan rasa malu..,
Karena orang
punya malu adalah orang yang beriman..,J
Abahku..,Terimakasih telah menemani, melewati bagian-bagian hidup terberat yang sudah berlalu.,
Abahku..,Terimakasih telah menemani, melewati bagian-bagian hidup terberat yang sudah berlalu.,
Made in August
By the most famous
writer
Maulia Afidah Cahyani
Fanandri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar